Cara Setting Konfigurasi X-Bee

Kalau di postingan sebelumnya saya menjelaskan tentang apa itu wireless Zigbee dan aplikasinya, serta produk X-Bee. Modul RF X-Bee Pro tidak akan berfungsi jika chip X-Bee Pro itu sendiri belum disetting konfigurasinya. Ada beberapa cara dalam mensetting X-Bee Pro agar dapat saling berkomunikasi atau dapat berpasangan (pairing), yaitu dengan menggunakan software X-CTU.

1. Pada saat X-Bee Pro disetting, modul RF harus terhubung secara serial dengan komputer. Untuk mensetting kedua chip maka harus diprogram secara bergantian, kecuali anda punya 2 modul serial.. :)

Rangkaian pcb modul (receiver)-nya ada di postingan sebelumnya

 2. Buka software XCTU di komputer anda, software bisa diunduh secara gratis di sini atau ini. Jika modul RF berhasil terdeteksi software akan terlihat seperti pada gambar di bawah. “Port USB-to-serial Bridge..[COM1]” menandakan bahwa modul menggunakan saluran port USB COM1. Jika belum terdeteksi silahkan cek status port USB komputer anda di Device Manager. Jika belum terdeteksi juga, berarti ada masalah dengan rangkaian serial modul RF. :D

Test/Query

3. Atur Baud Rate, Flow Control, Data Bits, Parity, Stop Bits seperti pada kotak merah (gambar atas). Kemudian klik “Test/Query”, maka identitas atau versi X-Bee akan muncul seperti modem type dan firmware version.

konfirmasi versi X-Bee

3. Jika sudah, pilih menu “Modem Configuration”, kemudian klik “Read” untuk mensetting nilai parameter dari X-Bee Pro. Setelah di-read maka akan muncul parameter-parameter yang dapat disetting. Tipe dan versi firmware X-Bee yang terdeteksi juga akan sama seperti pada Com Test. Pastikan bahwa Tipe dan Versi tidak diubah ke yang lain. Begitu juga dengan “Function Set”, harus berisikan XBEE PRO 802.15.4. Parameter yang berwarna biru adalah parameter yang sudah diset nilainya, sedangkan yang berwarna hitam adalah parameter yang tidak bisa diubah.

configuration

Isi nilai parameter yang ada pada folder Networking & Security. Untuk komunikasi point to point, umumnya hanya ada 3 parameter yang wajib di-setting yaitu PAN ID (Personal Area Network ID), DL (Destination Address Low), MY (16 bit Source Address). X-Bee1 dan X-Bee2 dapat saling berkomunikasi (pairing) apabila:

  • Nilai parameter DL X-Bee1  = MY X-Bee.
  • Nilai parameter MY X-Bee= DL X-Bee2
  • X-Bee1 dan X-Bee2 menggunakan alamat PAN ID yang sama

Nilai parameter yang diisi berupa bilangan hexadecimal.

Setting Parameter X-Bee1

Setting Parameter X-Bee2

Setelah dirasa semua sudah cukup, anda tinggal meng-klik tombol WRITE. Selamat mencoba!! :D

About these ads

15 thoughts on “Cara Setting Konfigurasi X-Bee

  1. Sepertinya rumit banget ya tentang X bee ini. Aku baru pertama kali dengar. Sungguh asing di telinga. Tapi bagaimanapun teknologi semakin mempermudah kehidupan
    Ini memang teknologi baru, bisa dilihat hubungan kekerabatannya dengan macam2 jaringan wireless, seperti GSM, Bluetooth, dll. :)

    Reply
  2. bro afif, saya sdh pny 2 XB starter kit.
    kalo mengikuti petunjuk diatas, sudah ok.
    rencananya saya mau mengkoneksikan 4 XB starter kit sekaligus.
    jadi settingannya bagaimana?
    terima kasih

    Reply
    • haha, saya belum pernah nyoba, dulu baru bisa beli 2. Coba di-utak atik aja konfigurasi X-CTU nya, kl tidak salah bisa dipilih brp layer, dan mau topologi seperti apa. :D

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s