GIGI : Apa sih yang Kau( MALAYSIA ) Mau??

Posted on Updated on

petalaut

Perairan Ambalat di Kalimantan Timur masih saja disusupi kapal perang Malaysia setelah konflik Ambalat tahun 2007. Syukurlah, ada KRI Untung Suropati yang terus bersiaga🙂 ..  Untuk mengusirnya, debat lewat radio yg ada di dalam kapal harus dilakukan.

Sebagaimana yang telah diberitakan, pada Senin 25 Mei 2009 menjelang fajar menyingsing, KRI Untung Suropati yang sedang berpatroli di wilayah Ambalat dikejutkan oleh kehadiran KD Yu-3508 ( Kapal milik Malaysia kurang asem bro.. ).  Namanya aja kapal perang Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) jenis fast attack craft-gun, kayak nama judul lagu “Laksamana Raja di Laut”🙂 .

Atas kondisi ini, KRI Untung Suropati segera mempersiapkan peran tempur bahaya permukaan. Didapati bahwa KD Yu ini telah masuk ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejauh 12 mil laut. Dalam kontak radio, KD Yu beralasan ingin ke Tawau. KRI Untung Suropati lalu memerintahkan KD Yu untuk segera meninggalkan wilayah NKRI. KD Yu kemudian bersedia menjauh.

Namun, setelah diusir, KD Yu ternyata malah keluyuran menipu dengan tidak pergi ke Tawau melainkan  berubah haluan ke timur dan  masuk wilayah NKRI. Peringatan terakhir diberikan oleh KRI Untung Suropati untuk segera meninggalkan NKRI. Sempat terjadi adu argumen di radio. Mereka bersikeras bahwa mereka berpatroli di wilayahnya. Setelah dijelaskan bahwa KD Yu melanggar UNCLOS tentang batas wilayah laut, mereka diam dan kemudian menjauh sampai batas terluar. KRI Untung Suropati menggiring KD Yu hingga keluar dari wilayah laut NKRI.

KRI Untung Suropati bersama-sama dengan KRI Hasanuddin pada hari sebelumnya mengusir KD Baung-3509. Pada hari yang sama pula, helikopter Malaysian Maritime Enforcement Agency memasuki wilayah udara NKRI. Begitu juga dengan pesawat Beechcraft TLDM melakukan pelanggaran kedaulatan wilayah udara NKRI sejauh 40 mil laut.

Kapal milik TLDM dan Police Marine Malaysia ternyata bukan sekali dua kali memasuki perairan Indonesia. Dari catatan TNI AL, diketahui sejak Januari-April 2009, mereka sudah masuk sebanyak 9 kali.

Seharusnya pemerintah Malaysia malu kepada Dunia, sudahlah kalah dengan penyanyi-penyani/band Indonesia dalam pasar musik dalam negerinya sendiri, sudahlah mematenkan kesenian Reog, sudahlah Pangerannya (Kelantan) menyiksa Manohara, sekarang mau merebut Ambalat lagi. Masyarakat Malaysia saja sudah banyak yang mengakui  kebenaran – kebenaran tentang apa yang menjadi sengketa dengan negara kita. Saya, sebagai warga negara Indonesia saja sudah jenuh mendengar masalah negara kita dengan Malaysia dan berharap ada penyelesaian yang seadil-adilnya tanpa ada peperangan, karena berperang hanya membuat negeri ini makin rugi dan makin terpuruk.

Untuk itu mari sama sama kita menyatukan visi dan misi kita yakni mementuk SDM generasi bangsa ini menjadi lebih baik. Salah satunya dengan “Belajar & Berdoa”…🙂 Selamat Malam Minggu semua..  (Jgn Lupa kerjakan tugas-tugas Anda :)  )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s