Kekuatan dan Kesempatan Riau Tampil di Pentas Internasional

Posted on Updated on

img21062009150861

CAGAR BIOSFER GSK-BB : Inilah hamparan keindahan zona inti Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit-Batu yang masih terbalut hutan perawan.🙂

Bayangkan bila suatu hari nanti, putra daerah Riau atau Gubernur Riau yang berpidato di forum internasional MAB UNESCO. Memperkenalkan kepada dunia bahwa di Bumi Lancang Kuning tersimpan surga hutan rawa gambut yang khas yang terjaga dengan baik. Bersinergi pula dengan dunia industri dan kehidupan masyarakat sekitar yang sejahtera. Menjadi tempat pusat riset penelitian gambut dan herbarium tanaman kawasan rawa gambut nan khas yang tiada duanya di dunia.

Kesempatan untuk tampil di pentas dunia itu bukanlah hal yang mustahil. Setidaknya itu telah dimulai dari pengakuan dunia terhadap keberadaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu (GSK-BB) pada sidang 21st Session of the International Coordinating Council of the Man and the Biosphere Programme UNESCO di Jeju Korea, akhir Mei lalu. Pertemuan MAB UNESCO pertama di luar Paris itu, diharapkan berulang di Indonesia tepatnya di  Riau.

Mengapa cagar biosfer yang menjadi jalan dan kekuatan Riau untuk tampil di pentas dunia?  Karena cagar biosferlah satu-satunya konsep kawasan konservasi dan budidaya yang diakui secara internasional. Memiliki jaringan pada 553 cagar biosfer di seluruh dunia di 107 negara. Sebagai sebuah jaringan yang kuat untuk saling mempromosikan dan tukar menukar ilmu dan pengalaman, dipastikan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu yang memang tiada duanya di dunia karena khas hutan rawa gambut akan berkembang pesat.

Menurut Endang Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), program yang dirintis UNESCO Regional Office Jakarta untuk mendapatkan dan riset dan microcredit perlu terus dipantau agar Cagar Biosfer GSK-BB dapat ikut memanfaatkannya. Penggalangan dana global perlu terus diusahakan.
Semoga Riau bisa tampil di pentas dunia.

Sumber : Koran Riau Pos

Gambar : skyscrapercity.com

6 thoughts on “Kekuatan dan Kesempatan Riau Tampil di Pentas Internasional

    Nisa said:
    July 14, 2009 at 8:34 am

    wah, keren ya. pentas dunia😉 . majulah riau v^^

    btw, kok mas afif ndak pernah ngisi url-nya ya:mrgreen:

      Afif responded:
      July 14, 2009 at 12:03 pm

      url yg mna? sumber nya yang dimaksud ya nis?hehe
      kbetulan bkn hsil copas.🙂

    blogger senayan said:
    July 15, 2009 at 7:37 am

    apa kabar bos
    sudah aku link di page/ link/blogroll
    thanks ya

      Afif responded:
      July 15, 2009 at 10:10 am

      kabar baik bro.. sama2, trims jg krn telah brkunjung🙂

    efa said:
    November 16, 2009 at 4:48 am

    hm…tapi kenyataannya sangat menyedihkan bahwa hutan di zona inti cagar biosfer pun terancam dirambah oleh masyarakat yang berada di zona transisi.
    hutan yang berada di sepanjang sungai bukit batu yang merupakan jalan masuk ke zona inti untuk mnemukan pristine peat swamp forest pun telah mengalami degrasai…so, jagalah warisan dunia ini yang tinggal kurang dari 50% dari luas huatn yang dimiliki oleh Riau.

      Afif responded:
      November 16, 2009 at 11:38 am

      Ya, benar mbk.. kadang tuntutan ekonomi mengalahkan niat warga sekitar untuk melestarikan hutan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s