Di Bawah Langit Mu

Posted on Updated on

30897

Di bawah LangitMu bersujud semua
Memuji Memuja Asma-Mu
Dan Bertasbih Semua Makhluk Mu tunduk
Mengharap Cinta dan Kasih Mu

Cahaya ilahi
Hangatnya Di Hati
Di Langkah Sejuta Wajah
Terbata Penuh Salah
Jalani Sang Hidup
Terluka Terhempas Berdosa

Hitam Putih Jalan Hidup
Pahit Getir Warna Dunia
Tangis Tawa Rasa Hati
Terluka Atau Bahagia
Rasa Bangga Sementara
Setiap Duka Tak Abadi
Semuanya Wajah Kan Dipuji
Pada Allah Kita Kan Kembali

*by: Opick

Gerimis rasanya dinding hati ketika saya mencoba mendegarkan lirik ini sendirian dalam keadaan sunyi ( bukan lebay tapi itulah adanya:) ) yang tak sengaja lagunya saya temukan ketika sedang membersihkan notebook dari file-file bekas download di internet. Ah, dari dulu saya memang pecinta lagu-lagu karyanya mas Opick. Maha besar Allah telah menciptakan lagu ini lewat seorang musisi religi bernama Opick. Lagu ini benar-benar mengingatkan akan kewajiban kita sebagai makhluk Sang Pencipta. Tertegun sesaat seakan-akan berada di masa lampau diri ini, teringat semua apa yang telah kita perbuat dan sudah berapa banyak tempat di bawah langit bumi ini yang menjadi saksi mati perjalanan hidup ini. Dan niscaya kelak, tempat-tempat itu akan mempertanggung jawabkan kesaksiannya di hadapan Allah swt. Andai waktu yang terbuang bisa diundur, semua manusia pasti ingin berbuat lebih baik lagi untuk menggapai apa yang menjadi tujuan hidupnya selama ini. Detik berganti menit, jam berganti hari, minggu berganti bulan dan tahun berganti abad semuanya berlalu mengikuti garis sang waktu tanpa ada yang abadi. Semua yang dicintai akan pergi dan hilang, karena hidup ini terus berjalan tanpa memperdulikan tangisan kita. Hari ini hari ke-17 kita puasa, begitu cepat rasanya bulan Ramadhan berlalu sedangkan apa yang sudah kita kantongi terkadang masih jauh dari harapan. Amalan-amalan kita juga terkadang terbilang cacat, karena masih saja ada hawa nafsu yang tak terhindari. Rasanya, jiwa ini masih saja menyianyiakan kesempatan untuk suci kembali sebagai fitrah manusia, padahal belum tentu umur kita sampai pada Ramadhan tahun depan. Semoga kita tetap istiqomah menjalankan ibadah shaum di 10 hari ke-2 & selalu dalam bimbingan dan lindunganNya..🙂

12 thoughts on “Di Bawah Langit Mu

    Maren Kitatau said:
    September 6, 2009 at 4:33 pm

    Ya,
    Mari mendulang cinta.
    Dulang lah cinta ku
    Ku dulang cintamu
    Di bulan tepat ini
    Sebelum datang …
    Mati kita.

    Salam Damai Penuh Puasa!

      Afif responded:
      September 7, 2009 at 9:14 am

      Trims mas Maren tlah sudi brkunjung..
      Mari kita sama2 mndulang cintaNya🙂

    alamendah said:
    September 6, 2009 at 4:48 pm

    Apalagi di malam tujuhbelas ramadan ini…

      Afif responded:
      September 7, 2009 at 9:08 am

      Ya kang, ibarat sebuah novel disinilah klimaks nya🙂

    dedenia72 said:
    September 7, 2009 at 10:23 pm

    kunjungan pertamaaaaaxxxxzzz saya…
    salam kenal…salam rimba raya lestari

      Afif responded:
      September 8, 2009 at 1:58 pm

      trims atas kunjungan’a dedenia72..
      Salan kenal kembali🙂

    Iklan Gratis said:
    September 8, 2009 at 4:50 am

    lagu-lagunya bang opick memang bisa menyentuh hati, apalagi yang album astafirullah dulu saya sangat suka,
    Iya, ya, hari cepat sekali, dan sekarang sudah puasa yang ke 18, bulan ramadhan ini akan semakin melewati kita, dan apakah kita sudah bisa lebih baik dan memanfaatkannya dengan baik?
    seharusnya kita sedih ya akan hal itu?
    semoga hari di bulan ramadhan yang tersisa ini kita bisa menjadi jauh lebih baik lagi, apalagi kita akan memasuki malam lailatul qodar nantinya. semoga kita mendapatkan berkah.
    Mengembalikan Jati Diri Bangsa

    Afif responded:
    September 8, 2009 at 2:13 pm

    Amin ya rabbala’lamin.. Trims mas sdh berkunjung..🙂

    nakjaDimande said:
    September 8, 2009 at 2:43 pm

    syairnya opick memang luarbiasa afif.. begitulah bila seorang insan menggunakan bakatnya untuk kembali menyuarakan firman Allah.. tak ada kata lain kecuali kata Subhanallah..

      Afif responded:
      September 8, 2009 at 3:44 pm

      Ya bund, bgtulah jika kita megerahkan semua apa yg kita punyai di jalanNya ..🙂

    Fatima said:
    September 13, 2009 at 5:52 pm

    hati yang tersentuh
    menunggu gerakan jiwa dan raga
    semoga kita mendapat manfaat dari semua ini
    terima kasih yach atas renungannya

      Afif responded:
      September 14, 2009 at 12:22 pm

      ya, sama2 mbak fatima..
      Trims ats kunjungannya..slm kenal🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s