Syahdu & Merdu

Posted on Updated on

Syahdu sekali suara imam itu, benar-benar merdu kawan! Suaranya membuat perasaan lebih tenang sekaligus membuat khusyuk. Ntah apa nama surat  yang beliau bacakan, yang saya rasakan 1 rakaat pertama shalat maghrib terasa lama. Surat panjang yang penuh penghayatan benar-benar sangat menyentuh relung jiwa saya yang mungkin saja telah karatan. Tidak biasa memang, suara merdu ini baru pertama kali saya dengar meskipun saya termasuk jarang shalat di masjid ini. Qira’ah apa yang dipakai imam saya tidak tahu pasti, apakah qiraah Imam Warsh atau Imam Hafs. Yang jelas suaranya menyadarkan saya, bahwa masih betapa jauhnya pendekatan diri ini kepada Sang Ilahi.

Luar biasa, di rakaat kedua tiba-tiba seorang bapak di sebelah kanan saya mendadak filek, seperti ada yang ditarik pada hidungnya. Sudah lama saya ketahui jenis filek ini terjadi karena rasa terharu. Ada saatnya manakala ketika seseorang menangis mengeluarkan cairan di hidungnya. Namun setelah berhenti menangis, filek itu akan menghilang seketika. Spontan saya berfikir, pasti bapak ini paham akan makna surat yang dibacakan imam. Atau ada alasan lain yang membuatnya menagis. Ketika bersalaman, terlihat dari raut mukanya seperti orang yang habis nangis dan matanya pun sembab. Lantas saya bertanya-tanya di dalam hati, kenapa saya tidak menangis? Apakah hati ini masih terlalu keras? Apa setiap orang berbeda-beda dalam menyikapi sesuatu yang menyentuh qalbu?

****************************************************************************************************

Sebelum masuk masjid, iseng-iseng saya ambil gambarnya dari tepian danau Kenanga [bukan kenangan😀]. Sebagai informasi  disamping masjid (sebelah kiri) sedang ada pembangunan mega proyek UI, sebuah perpustakaan yang katenye kalau ude rampung akan menjadi salah satu perpustakaan terbesar di dunia.

Masjid UI (Ukhwah Islamiyah)
Gaya arsitektur bangunan ini seperti prasasti yang terdiri dari 8 lantai dengan koleksi 3-5 juta buku. Dinding terbuat dari batu dan kacanya berisi seluruh aksara (huruf) yang ada di dunia. Dilengkapi dengan system ICT mutakhir, bisa menampung 10 ribu pengunjung dalam waktu bersamaan. Sebagian kebutuhan listrik berasal dari solar energy, dan untuk mencapai gedung ini harus jalan kaki atau naik sepeda.

Apakah bangunan yang memakan biaya 110M ini adalah sebuah urgensi kebutuhan atau hanya sekedar prestise?

61 thoughts on “Syahdu & Merdu

    alamendah said:
    April 11, 2010 at 3:34 pm

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Mungkin tarafnya baru nangis kalau ditinggal pacar….

    alamendah biru said:
    April 11, 2010 at 3:36 pm

    (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    kayak saya, tarafnya gak naik2….

    akhatam said:
    April 11, 2010 at 3:43 pm

    Subhanlloh sampai bisa terharu seperti itu… itu menandakan beliau benar2 menghayati mungkin dari suara merdu sang imam, ataupun arti yang berada di dalamnya

      Afif logicprobe10 responded:
      April 12, 2010 at 8:44 am

      tingkat kesensitifan perasaan orang berbeda2 kali ya mas..🙂

    Hanif said:
    April 11, 2010 at 11:50 pm

    agak gak nyambung antara suara sang imam dengan mega proyek UI. hehe, yang pasti, kita musti bersyukur masih ada imam seperti itu. dan juga musti bersyukur, perpustakaan sebesar itu mampu dibangun di Indonesia. Semoga yang datang ke masjid dan ke perpus semakin ramai.

      Afif logicprobe10 responded:
      April 12, 2010 at 8:46 am

      nyambung ajah.. alurnya kan alur mundur🙂 Iya mungkin dengan adanya perpus itu menjadi motor semangat baru untuk pendidikan indonesia🙂

    nakjaDimande said:
    April 12, 2010 at 1:05 am

    setiap orang berbeda-beda mungkin afif.. yang penting kita terus berprasangka baik, bahwa ALlah senantiasa menyambut setiap ungkapan cinta kita.

      Afif logicprobe10 responded:
      April 12, 2010 at 8:49 am

      ya, betul sekali bundo.. trims atas wejangan nya..hehe 🙂

    wiwin9 said:
    April 12, 2010 at 1:15 am

    bukan hati yang keras, mungkin afif belum memahami makna dari surat yang dibawakan…suaranya aja bisa menyentuh jiwa afifi yang katanya lumayan karatan apalgi kalo afif faham dengan isi surat yg dibacakan..ya to??😉

    salam hangat dari manado

      Afif logicprobe10 responded:
      April 12, 2010 at 8:50 am

      Ya, sepertinya begitu win…
      salam dari depok🙂

    darahbiroe said:
    April 12, 2010 at 3:41 am

    wow ngeri yaw
    menelan biaya sampe 110M
    tapi posistif thinking ajalah moga ajah agar mnjadi lebih baik

    jumialely said:
    April 12, 2010 at 5:13 am

    tak selalu harus menangis, yang penting dengarkan, resapi dan lakukan. menangis tak harus selalu mengeluarkan air mata

    Afif logicprobe10 responded:
    April 12, 2010 at 8:54 am

    ya bener bu guru, yg penting diresapi🙂

    delia4ever said:
    April 12, 2010 at 11:13 am

    ehmmm… menurut lia setiap orang berbeda2 mas🙂

    yang penting bagaimana kita memaknai solat kita… Menghadap Allah….🙂

      Afif logicprobe10 responded:
      April 13, 2010 at 7:59 am

      trims atas pendapatnya mbak lia. Saya rasa juga begitu, bagaimana cara kita memaknai yg sebenarnya, bukan sekedar melakukan gerakan solat saja🙂

    inandatiaka said:
    April 12, 2010 at 1:42 pm

    UI itu dimana ya?

    tapi emang ya, kalo ga dimengerti artinya, gakan bisa nangis..

    greenyazzahra said:
    April 12, 2010 at 1:46 pm

    hhmm,,intropeksi untuk diri saya pribadi yang nampak lebih seirng tertawa daripada menangis😦

    elmoudy said:
    April 12, 2010 at 2:31 pm

    pernah juga merasakan hal yg sama..
    begitu menyentuh.. terasa ayat-ayatNya mengalir halus diantara relung hati…
    dan aku sempat menangis jg merasakan getaranNya..
    sangat mendalam rasanya

      Afif logicprobe10 responded:
      April 13, 2010 at 8:03 am

      mungkin menyentuh bagian hati yg paling sensitif🙂

    didot said:
    April 12, 2010 at 5:53 pm

    pilek atau gak,sebuah tanda keringnya hati adalah sulit menangis.

    semoga perpustakaannya berguna buat masyarakat luas🙂

    Deka said:
    April 12, 2010 at 11:49 pm

    Buat yang mengerti akan artinya dan meresapinya, pasti akan bisa merasakan bagaimana keindahan alunan di dalam qalbu hati yang paling dalam. Sensasinya sungguh sangat luar biasa dibanding isi dunia sekalipun. saya teringat akan suatu kenangan indah ditengah malam yang sepi sunyi waktu di pesantren dulu. Just My Opinion.

      Afif logicprobe10 responded:
      April 13, 2010 at 8:07 am

      ya, saya juga pernah merasakan itu saat megikuti acara muhasabah sebuah training.. tapi untuk seperti cerita diatas saya belum pernah mengalami🙂

    Hari Mulya said:
    April 13, 2010 at 1:22 am

    kunjungan baLik..
    salam dari PurbaLingga…

    Mbah Jiwo said:
    April 13, 2010 at 5:42 am

    mudah2an suatu saat mbah bisa jalan2 kesana ya…sholat disana, sekaligus menangis di sana,,,

    salam hangat dari MALANG yg dingin.

      Afif logicprobe10 responded:
      April 13, 2010 at 8:21 am

      atau mbah bisa kuliah lagi disini.. ambil gelar profesor🙂

    suri said:
    April 13, 2010 at 8:10 am

    salam singgah mencari ilmu
    moga-moga sahabat sihat hendaknya😉

    Afif logicprobe10 responded:
    April 13, 2010 at 8:22 am

    alhamdulillah sehat cik suri..hehe🙂

    nDa said:
    April 13, 2010 at 9:42 am

    berarti situ sholatnya kurang khusuk ya???😀

      Afif responded:
      April 13, 2010 at 9:45 am

      hehe, sebenernya parameter kehusyukan shalat itu seperti apa sih? apa harus menangis dulu baru dibilang khusyuk?:D

    kyaine said:
    April 13, 2010 at 10:41 am

    klo gampang ‘menangis’ atau nggak dikaitkan dng keras/lunaknya hati, bisa jd hati saya cukup keras mas🙂
    mskpn begitu, saya pernah menangis yang susah berhenti ketika bersimpuh di depan RumahNYA.

      Afif logicprobe10 responded:
      April 14, 2010 at 12:35 pm

      wah, luar biasa kyaine.. pergi haji pengalaman yg menutrut saya tak ternilai harganya🙂

    ceuceu said:
    April 13, 2010 at 12:25 pm

    saya belum ‘sampai menangis’ mas…🙂 tapi saya yakin Dia tahu begitu cintanya saya padaNya….

    *mega proyek UI itu… keren..sebuah prestise yang memang patut dibanggakan kan.. ?🙂

      Afif logicprobe10 responded:
      April 14, 2010 at 12:40 pm

      semoga membawa perubahan bagi pendidikan indonesia ya mbak..😀

    rose said:
    April 13, 2010 at 2:05 pm

    rasanya damai di jiwa bila kita bisa menangis karenaNya… ^^

    sunflo said:
    April 13, 2010 at 2:07 pm

    bener de’ setiap jiwakan berbeda-bda dalam merespon, tergantung tingkatan keimannya… namun percayalah bahwa rahmatNya sangatlah luas kepada setiap hambaNya yang ingin bersama dan kembali padaNya… ^^

    gerhanacoklat said:
    April 13, 2010 at 2:35 pm

    syahdu ketika kita mendengar lebih

    isil said:
    April 13, 2010 at 11:49 pm

    pertanyaan yang sama sering muncul, ketika hati ini susah sekali buat menangis…

    sil juga pernah mendengar bacaan alquran seorang adik yang begitu merdu, sehingga membuat kita pengen nangis…dan sepertinya bacaan itu datang dari ruhiyah yang bening juga…

      Afif logicprobe10 responded:
      April 14, 2010 at 12:48 pm

      apalagi wanita, yg relung hati nya lebih sensitif🙂

    bidansmart said:
    April 14, 2010 at 8:15 am

    lantuan bacaan alquran dari orang yang memaknai juga mendukung sampainya pesan makna tersbut ke kita pendengarnya…saya juga sama nie mas…hati dan pengetahuan sepertinya masih jauh dari pemahaman memaknai bacaan alquran…semoga kedepannya bisa berubah menjadi lebih baik.

    btw..itu proyek bangunan yang memakan biaya 110M bener2 perlu telaah lanjutan nie….niatannya, urgensinya, dan pemanfaatan kedepannya, apakah akan bernilai ibadah dari kemanfaatannya atau hanya untuk sebuah pengakuan…..

    Afif logicprobe10 responded:
    April 14, 2010 at 12:50 pm

    saya tidak tahu lebih jelasnya mbak, itu urusan yg punya jabatan🙂

    kikakirana said:
    April 14, 2010 at 2:35 pm

    Lho ini sholatnya sambil mikirin bapak di sebelahnya kah?:mrgreen:

    HIDUP!!! ^_^

      Afif responded:
      April 17, 2010 at 3:32 am

      hehe🙂

    aldy said:
    April 14, 2010 at 2:51 pm

    Suara yang merdu didengarkan pada saat azan sementara suara yang syahdu ketika jamaah mengucapka amiiiiin.

      Afif responded:
      April 17, 2010 at 3:33 am

      wah,kata2 yg indah..🙂

    Sawali Tuhusetya said:
    April 15, 2010 at 6:37 am

    kata pak ustadz, konon insan yang masih bisa terharu dan tersentuh kalbunya saat mendengar suara syahdu dan merdu gema ayat2 suci itu pertanda nilai imtak-nya sedang berada di puncak kematangan yang sempurna, mas.

      Afif responded:
      April 17, 2010 at 3:35 am

      iya pak, saya pernah dengar seperti itu jga dari para uztad🙂

    Epenkah said:
    April 17, 2010 at 4:06 am

    meski gak ngerti ayat2 yg dibacakan imam, tapi kalau cara melantunkannya merdu memang bisa membuat air mata menetes krn ingat dosa2 yg sdh kita lakukan dan sy sering memperhatikan hal ini mas..

      Afif logicprobe10 responded:
      April 19, 2010 at 9:41 am

      bener mas, mungkin teguran buat kita.. beruntunglah kalau hati kita masih tergertar karena lantunan ayat suciNya..

    Ifan Jayadi said:
    April 19, 2010 at 9:00 am

    Tulisan diatas mengingatkanku sama Imam Masjid Islamic Center Samarinda yang begitu syahdu melantunkan ayat2 Allah SWT takkala sholat tarawih pada bulan Ramadhan tahun lalu. Terbuai rasanya telinga ini. Kedamaian saja yang terasa

      Afif logicprobe10 responded:
      April 19, 2010 at 9:44 am

      kedamaian.. ya, raasa itulah yg sangat diidamkan manusia yg masih memiliki jati diri sbg makhluk allah..

    Rina said:
    April 29, 2010 at 10:27 am

    Ya…mungkin setiap orang beda-beda untuk memahami dan tersentuh oleh sesuatu.
    Saya jadi pengen sholat diimami imam yang suaranya syahdu dan merdu itu
    Saya dulu juga pernah sholat di mesjid UI itu, tapi ga jamaah karena waktu shalat jamaahnya udah lewat…
    mana tau kalo jamaah bisa dengar imam yang suaranya syahdu dan merdu itu..hehe

    wow…mantap…perpustakaan terbesar di dunia..
    ..mudah2an perpustakaannya bermanfaat untuk umat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s