Menghargai Yang Tampak Adanya

Posted on Updated on

Setiap manusia tentunya diciptakan oleh Allah dengan keadaan yang berbeda-beda. Tidak sama, dan memang tidak ada yang sempurna. Materi, fisik, pekerjaan, kedudukan, pengetahuan selalu ada kekurangan. Kalaupun ada yang mendekati sempurna, mungkin hanya sedikit di antara kita. Namun, semua dari kita pasti menginginkan yang lebih baik atau lebih beruntung dari yang lain, bukan begitu bro?😀 Mungkin kita pernah merasa selalu kalah, banyak kekurangan, atau jauh dari yang lain. Yang dicapai hanyalah sekedar standar, yang dipunyai hanya apa adanya. Jauh dari istimewa, apalagi sempurna.

Yang apa adanya inilah yang terkadang menjadi sebuah perdebatan panjang. Persepsi manusia dalam menilai karunia tidak akan sama, karena manusia juga tidak sama secara emosi, naluri dan keyakinan dalam menyikapinya. Seorang yang pandai bersyukur dan seorang yang tidak pandai bersyukur pasti akan punya persepsi berbeda dalam menilai seorang pengamen jalanan.

Dulu sekali, ada seorang bocah berumur 4 tahun yang agak tuli dan terlihat bodoh di sekolahnya, pas pulang kerumah dia membawa secarik kertas dari gurunya. Dan ibunya pun membaca kertas tersebut yang isinya kira-kira begini, Tommy, anak ibu,  sangat bodoh.. Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah. Sang ibu terhenyak setelah membaca kertas itu. Kemudian dia bergumam dalam hati, “Anakku bukan anak bodoh. Aku sendiri yang akan mendidik sekaligus mengajarinya..” Akhirnya, berkat kegigihan ibunya, Tommy yang dulu dicap sebagai anak bodoh tumbuh menjadi Thomas Alva Edison, seorang penemu terbesar di dunia.

Lahir di Ohio AS, 11 Februari 1847. Bulannya sama dengan sayah🙂

Biografi Singkat

Pada tahun 1870 ia menemukan mesin telegraf yang lebih baik. Uang hasil penemuan ini digunakan untuk membangun perusahan sendiri. Pada 1874 pindah ke Menlo Park, disana dia mendirikan sebuah bengkel ilmiah yang besar dan pertama di dunia. Saat itulah dia berhasil melakukan penemuan-penemuan penting, seperti Gramofon, Proyektor film kecil, dan lampu listrik yang sering kita kenal. Tahun 1882 ia memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di kota New York. Hal ini adalah pertama kalinya di dunia lampu listrik di pakai di jalan-jalan. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric. Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Dia juga membantu AS dalam bidang pertahanan seperti mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi. Ia meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern. [wikipedia].

Siapa yang nyangka kalau bocah tuli nan bodoh, yang disuruh keluar dari sekolah bisa jadi ilmuan jenius. Hanya bersekolah sekitar 3 bulan dan secara fisik memang agak tuli, tapi dialah penemu paling berpengaruh dalam sejarah. Tak banyak orang mengenal Nancy Mattews, ibu Thomas. Namun begitulah seharusnya jiwa seorang ibu yang tidak mau berpasrah diri terhadap keterbatasan anaknya. Mengubah anaknya menjadi orang yang percaya bahwa dirinya berarti, karena dia punya persepsi berbeda dengan guru-guru Thomas di sekolah.

Allah maha adil, tidak pernah keliru memberi suatu anugrah kepada hambaNya dan tak pernah meleset dalam membagi rezeki. Jadi janganlah pernah khawatir, apalagi bersedih. Hidup ini harus terus berjalan, tak peduli apa pemberianNya yang kita terima. Karunia yang tampak adanya itu bukanlah sebuah penghalang untuk jadi manusia berprestasi. Atau bukan sebuah aib yang mempermalukan citra diri seseorang. Akan tetapi karunia yang tampak adanya itu adalah sebuah alat seleksi untuk membuktikan diri siapa yang lemah dan siapa yang tangguh.

Bukan bermaksud menggurui🙂 Tulisan ini sebenarnya adalah hasil konversi dari ceramah agama di salah satu stasiun radio di Jakarta yang saya dengar, namun saya tidak tahu siapa nama penceramahnya. Semoga bermanfaat.

94 thoughts on “Menghargai Yang Tampak Adanya

    sunflo said:
    May 9, 2010 at 6:32 pm

    pada dasarnya dunia ini ujian … keadaan manusia juga ujian, DIA hendak menguji siapa yang paling benar imannya… yup mensyukuri segala pemberianNya… utk menorehkan prestasi dalam hidup kita…
    hehehe.. tumben pertamaaaxx nuiiii ^^

      Afif logicprobe10 responded:
      May 9, 2010 at 6:56 pm

      iya mas mbak sunflo, postingan dini hari.. disana siang kan?😀

    rose said:
    May 9, 2010 at 6:36 pm

    seringnya dari kondisi tubuh yang kurang dibanding manusia lain yang normal, tersimpan suatu potensi yg besar yang dapat melahirkan suatu prestasi dan karya yang mencengangkan dunia…

      Afif logicprobe10 responded:
      May 9, 2010 at 6:58 pm

      yang kadang2 membuat kita sering berkata seperti ini, “kenapa mereka bisa, kita tidak?”😀

      ralarash said:
      May 10, 2010 at 4:54 pm

      wah.. ajaib yg pertamax ama yg keduax..
      22nya kembang…..
      maaf menyimpang dari post.
      salam kenal🙂

    didot said:
    May 9, 2010 at 10:06 pm

    yang perlu diambil filosofi dari penemu lampu ini adalah,beliau menemukan lampu dengan bereksperimen sebanyak sekitar 10.000 kali dengan bahan2 yg BERBEDA.

    jika saja dilakukan 10.000 kali dengan cara yg sama ,hasilnya pun pasti akan sama. jadi lakukan suatu hal dengan cara yg berbeda2 untuk menyelesaikan suatu masalah,never give up😉

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 5:35 am

      dengan itu kita jadi terbiasa banyak cara untuk menyelesaikan 1 masalah ya kang..😀

        didot said:
        May 10, 2010 at 11:41 am

        betul fif ,harus kreatif selalu😛

    Dangstars said:
    May 9, 2010 at 11:38 pm

    Wah makasih biografinya ,,

    Vulkanis said:
    May 9, 2010 at 11:39 pm

    Dibalik kekurangan ada kelebihan

    ismi said:
    May 10, 2010 at 12:23 am

    bner banget tuh,,
    knp ya org selalu judge by its cover😥

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 5:39 am

      dan jangan memandang dg 1 sisi atau dg sebelah mata😉

    masndol said:
    May 10, 2010 at 12:34 am

    satu teladan yg bagus bagi kita untuk koreksi diri. sudahkah kita manfaatkan anugerah yg diberikan pada kita berupa kesempurnaan fisik, akal, kesehatan.

    kunjungan balik bro n salam kenal.🙂

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 11:24 am

      memanfaatkan anugrah juga bentuk rasa syukur ya mas🙂 makasi atas kunjungan baliknya

    Asop said:
    May 10, 2010 at 12:50 am

    Lah, februari? Sama juga ama saya.😆

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 11:28 am

      haha, rata2 yang namanya mengandung huruf F pasti februari..:mrgreen:

    Masdin said:
    May 10, 2010 at 1:21 am

    Betul banget sobat…. banyak tokoh-tokoh terkenal yang memiliki track rekord pendidikan sekolah yang buruk, tetapi mereka kemudian membuktikan bahwa mereka bisa mengubah dunia😀

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 11:54 am

      yup benar, tentunya dengan mental semangat juang yang tinggi..tanpa itu semua takkan pernah tercapai🙂

    isil said:
    May 10, 2010 at 1:31 am

    keren mas afif…
    sangat enak tuk dibaca…
    dan tidak ada sedikit pun kesan menggurui disni…

    setiap kita adalah sesuatu yang istimewa diciptakan Allah
    karena Dia tidak pernah main- main menciptakan kita..
    tinggal bagaimana kita memaksimalkan potensi itu…

    maaf sudah lama tidak berkunjung…

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 11:58 am

      Gpp mbak isil.. saya tahu Anda orang sibuk:mrgreen:

        isil said:
        May 10, 2010 at 12:18 pm

        wah..jadi malu nih…
        mhmm..seperti itukah pandapat mas afif pada sil?
        hehehh…..

          Afif logicprobe10 responded:
          May 10, 2010 at 12:24 pm

          untuk saat ini sepertinya begitu.. saya berpendapat atas dasar fakta yg ada kok:mrgreen:

    Siti Fatimah Ahmad said:
    May 10, 2010 at 5:16 am

    Assalaamu’alaikum

    Tulisan anda cukup memberi ingatan kepada yang tidak menghargai potensi orang lain. maka manusia yang kurang sifatnya pasti ada kelebihan lain yang Allah kurniakan. Jangan terlalu awal memberi taksiran kepada fizikal yang belum mampu membuktikan apa-apa. selagi otak manusia sihat dan dipergunakan dengan baik, pasti akan terhasil sesuatu yang luar biasa darinya. teringat filem My Name Is Khan.

    Salam mesra dari saya di Sarawak, Malaysia.

      bluethunderheart said:
      May 10, 2010 at 11:46 am

      setuju dengan comandnya Bunda Siti
      manteb
      salam hangat dari blue

        Afif logicprobe10 responded:
        May 10, 2010 at 12:14 pm

        Salam hangat juga mas blue, diluar dingin hujan wae😀

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 12:10 pm

      Waalaikumsalam.wr.wb.

      Makasih, komentar yang sangat bijak, bu Fatimah😀 Selagi akal seseorang masih sihat, kita tak bole asal-asalan menghakimi suatu hal. Saya juga suka film itu bu’, film yang mengharukan. Kata-kata yang paling saya suka dari film itu, “My Name is Khan.. I’m not a terrorist”:mrgreen:

    Thomas said:
    May 10, 2010 at 5:19 am

    KOndisi yang tak bagus dan serba sulit kemudian bisa jadi ujian dan bahkan bisa jadi pemicu orang untuk bangkit dan memperbaiki keadaan.Cool!1

    salam

    Nisa said:
    May 10, 2010 at 6:22 am

    alhamdulillah🙂

    delia4ever said:
    May 10, 2010 at 2:57 pm

    Begitulah seorang Ibu.. yakin anaknya bisa…seperti adik panti lia…
    sangat nakal sekali… tapi insyAllah bisa berubah dan mendapat rangking dikelas..

    Jangan lah kita suka memvonis seseorang..Iyakan mas…

    Artikel yang sangat bagus mas AFIF.🙂

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 4:21 pm

      Itulah ibu, takkan tergantikan jasanya. Manusia itu berproses, semoga adiknya bisa berubah ke arah yg lebih baik🙂

    yanrmhd said:
    May 10, 2010 at 3:47 pm

    selama ada kemauan dan usaha yang keras serta dukungan
    seseorang pasti akan menemukan sebuah keberhasilan
    dalam dirinya….🙂

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 4:27 pm

      yap benar, selain kemauan, dukungan dari orang terdekat juga berpengaruh pada output yg dihasilkan🙂

    kawanlama95 said:
    May 10, 2010 at 5:33 pm

    Setuju, keterpurukan , ketertindasan , ketertingalan membuat diri harus lebih memacu lagi. hmm sebuah tulisan yang canti untuk kita tetap bersemangat dalam mengapai keinginan kita

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 11:28 pm

      agar senantiasa untuk kita berusaha lebih baik lagi😀

    aby umy said:
    May 10, 2010 at 6:27 pm

    salam kenal dari http://aby-umy.blogspot.com/

    kalau ada waktu mampir yah?? 🙂

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 11:31 pm

      ,oke, langsung ke TKP🙂 salam kenal juga, trims sdh berkunjung..

    sunarnosahlan said:
    May 10, 2010 at 9:08 pm

    setiap diri kita dilahirkan dengan keunikannya sendiri-sendiri, yang kadang dianggap tak wajar oleh kebanyakan orang

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 11:34 pm

      iya pak.. kita tak ada yg sama, walaupun punya kemiripan🙂

    mycorner said:
    May 10, 2010 at 9:14 pm

    Betul.. kadang-kadang lingkungan sekolah yang kurang mendukung – sebenarnya anaknya pintar tapik unik / spesial , setelah diberi perhatian khusus malah bisa sangat kreatif..😀

      Afif logicprobe10 responded:
      May 10, 2010 at 11:36 pm

      mungkin diluar sana banyak sekali orang2 seperti itu yah mas..

    sapta said:
    May 10, 2010 at 10:13 pm

    tulisannya kerenn.. selain menambah ilmu pengetahuan ttg thomas edison, ada hal lain yang dapat kita ambil hikmahnya klo kita tidak boleh meremehkan orng lain. potensi orng lain ada dalam dirinnya dan hanya Allah yg tau. bisa jadi yg kita remehkan lebih baik ketimbang kita.. jd jangan sekali-kali remehkan orng lain krn itu termasuk sifat ujub.🙂

    sapta said:
    May 10, 2010 at 10:13 pm

    tulisannya kerenn.. selain menambah ilmu pengetahuan ttg thomas edison, ada hal lain yang dapat kita ambil hikmahnya klo kita tidak boleh meremehkan orng lain. potensi orng lain ada dalam dirinnya dan hanya Allah yg tau. bisa jadi yg kita remehkan lebih baik ketimbang kita.. jd jangan sekali-kali remehkan orng lain krn itu termasuk sifat ujub dan sombong.🙂

    darahbiroe said:
    May 11, 2010 at 2:00 am

    wahh
    themes kita sama yaw
    salam kenal dulu ajah dech heheheh
    thanks😀

      Afif logicprobe10 responded:
      May 11, 2010 at 8:35 am

      Kok, salam kenal mas darahbiroe??😀 Saya juga baru ganti themes nih..

    Pecinta Kuliner said:
    May 11, 2010 at 3:20 am

    kita bisa belajar dari kegighan san bunda Thomas A. Edison…
    jangan pernah menyia-yiakan anak, apapun adanya..😀
    Nice Post, bro

      Afif logicprobe10 responded:
      May 11, 2010 at 8:38 am

      Bener buk.. anak juga merupakan karunia terbesar dariNya🙂

    jarwadi said:
    May 11, 2010 at 3:26 am

    maf OOT, logicprobe : apa ini blog nya anak elektronika

    salam

    bundadontworry said:
    May 11, 2010 at 4:01 am

    satu lagi terbukti ke Maha Besar an Allah swt melalui makhluknya
    salam

      Afif logicprobe10 responded:
      May 11, 2010 at 8:42 am

      sesungguhnya manusia itu diciptakan dg sebaik2 nya bentuk ya bun🙂

    maiank said:
    May 11, 2010 at 6:13 am

    mm bener mas afif Alloh maha Adil, cuma kadang maiank yang kurang bersyukur..banyak mengeluh….Astagfirullah…
    nice post…

    salam

    mahesapandu said:
    May 11, 2010 at 6:25 am

    kalau kita tidak bisa melihat potensi orang lain, paling tidak kita tidak menghakimi kemampuan orang lain. Benar sekali kita diberi keunggulan yang unik, satu sama lain tidak sama dan tidak bisa disamakan.

    idebagusku said:
    May 11, 2010 at 7:29 am

    itu orang sih favorit saya dalam bidang keilmuan mah, top banget dah

    gerhanacoklat said:
    May 11, 2010 at 7:58 am

    tulisanmu keren fif
    mengingatkan kita semua untuk selalu bersyukur dengan apa yang ada
    tak menuntut terlalu banyak pada Sang Maha
    thanks a lot🙂

    aby umy said:
    May 11, 2010 at 8:28 am

    makasih mas kunjungan baliknya

    greenyazzahra said:
    May 11, 2010 at 2:19 pm

    kok ada beberapa bagian yg kosong? ( isi kertas, tahun dan nama ibu),ato di komp aku nya ajah yg ga keliatan, padahal ada?
    But, Nice Post deehh..kereenn..

    memang seseorang itu ga ada yg lahir sempurna,tapi kita diberi kesempatan yang sama untuk memaksimalkan potensi yg ada di diri kita,cuma sekarang yg mesti jadi bahan renungan, apakah kita termasuk orang yg mengambil kesempatan itu??
    Mudah-mudahan..aminn🙂

      Afif logicprobe10 responded:
      May 11, 2010 at 3:36 pm

      Maksudnya apa yah, (isi kertas, tahun dan nama ibu)? Saya lagi error neh greeny..😀 Biografinya-kah? Kalau iya, itu saya copas dari wikipedia..

    Hakim said:
    May 12, 2010 at 5:05 am

    sesungguhnya Allah menciptakan semua ini tanpa ada yanngs sia-sia………pasti bermanfaat semua, tanpa kita sadari itu

      Afif logicprobe10 responded:
      May 12, 2010 at 11:11 am

      termasuk kita ini, maka jgn sekali2 kita berfikir kl kita adalah orang yg tak berguna😀

    allfine said:
    May 12, 2010 at 6:25 am

    Wah..
    Bagus bener bro artikelnya., siip
    apalagi kalo waktu menyebutkan thomas alfa edison.. Pokoknya sip..lah

    allfine said:
    May 12, 2010 at 6:27 am

    .Wah..
    Bagus bener bro artikelnya., siip
    apalagi kalo waktu menyebutkan thomas alfa edison.. Pokoknya sip..lah

    Tary Sonora said:
    May 12, 2010 at 12:47 pm

    Allah menciptakan manusia dengan segala kesempurnaannya… patutlah kita bersyukur untuk itu.🙂

      Afif logicprobe10 responded:
      May 12, 2010 at 11:53 pm

      pasti itu mbak Tar🙂 bersyukur adalah sebuah kewajiban mutlak

    hanif said:
    May 12, 2010 at 1:58 pm

    Kata ustadz Syatori “Inilah yang terbaik” yang diberikan Allah untuk kita. Seyogyanya kita bersyukur dengan mengoptimalkan segala apa yang kita punya

      Afif logicprobe10 responded:
      May 12, 2010 at 11:57 pm

      Yup, bener.. kl tidak berusaha dengan maksimal berarti kurang mensyukuri ya..🙂

    andee said:
    May 12, 2010 at 4:04 pm

    blogwking here guys…..

    Ifan Jayadi said:
    May 12, 2010 at 11:20 pm

    Benar. Seharusnya kita mensyukuri dengan apa yang kita punyai sekarang ini. Bukan malah iri dengan keberhasilan orang. Bukankah Allah Taala telah memberikan kelebihan dan kekurangan kepada setiap manusia. Kelebihan dan kekurangan itu harus kita jalani dengan penuh kesabaran dengan mensyukuri apa yang tampak

    Abdul Aziz said:
    May 13, 2010 at 1:51 am

    Manusia tercipta dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Sepanjang perjalanan hidupnya senantiasa diuji Allah untuk meningkatkan kualitas kita. Sejauh mana kita bisa menyikapi segala ujian itu.

    Terima kasih.
    Salam

    achoey said:
    May 13, 2010 at 4:59 am

    Setiap kita dilahirkan dengan kemampuan pastinya
    Berhenti merendahkan
    Dan jangan sungkan memuji kemampuan orang lain🙂

    anna said:
    May 13, 2010 at 1:39 pm

    ah… betul sekali..
    kadang kala sering underestimated dengan mereka yang punya kekurangan. tapi siapa sangka justru mereka punya kelebihan dari pada kita yang katanya normal.🙂

    memang, pada intinya kita harus bersyukur dengan apapun yang Allah berikan kepada kita. setiap orang itu diciptakan dengan sempurna olehNya. tak ada istilah produk gagal.🙂

    margini65 said:
    May 13, 2010 at 2:38 pm

    benar sekali, mas. banyak orang yang teralu mengagungkan hal2 yang tampak secara lahiriah. padahal, belum tentu apa yang tampak lemah, bisa menjadi cermin kelemahan manusia.

    Mas Ben said:
    May 14, 2010 at 3:59 am

    Ya, dalam setiap kekurangan telah digenapkan oleh Tuhan secara adil kelebihan yang sepadan. Jadi pada dasarnya semua manusia ciptaan Tuhan telh diberikan down payment untuk peluang sukses yang sama di bidangnya masing-masing. Tinggal kadar pengeksploitasiannya saja yang menjadi faktor penentu tingkat suksesnya🙂

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

    IBSN: Kesempatan « FAITES COMME CHEZ VOUS said:
    May 14, 2010 at 9:09 am

    […] untuk berkomentar, dengan sedikit ngotot berkata:  Jika huruf “K” mewakili “Kesempatan“, dia selalu ada satu kesempatan di “KEMARIN“,  “SEKARANG” […]

    Nanang Abdullah said:
    May 14, 2010 at 7:22 pm

    Salam kenal aja deh, mau komen ngantuk banget.

    ahsanfile said:
    May 15, 2010 at 5:10 am

    Kalo yang tampak tidak seperti apa adanya gimana gan ?

    andipeace said:
    May 15, 2010 at 7:55 pm

    yang berpengaruh besar bagi saya adalah orang disekitar kita, lingkungan kita dan yang terbesar pengaruhnya adalah diri sendiri..

    salam ademm ayem

    BeLajaR said:
    May 16, 2010 at 2:45 am

    tidaklah mudah memandang sesuatu secara holistik.
    tapi, tidak mudah bukan berarti tidak bisa, meskipun cukup sulit dan belum tentu bisa dilakukan setiap orang😛

    salam kenal,,, blogmu udah aq link di blogQ.😀

    alisnaik said:
    May 19, 2010 at 9:55 am

    wah, baru tahu saya kalau kisah masa kecil dari Thomas Alva Edison seperti itu.

    kisah yg hebat.

    nice share😎

    terima kasih dan mohon maaf😮

    cara mengatur keuangan said:
    May 24, 2010 at 3:20 pm

    G da manuasia yg sempurna dr semua sisi,… kesempurnaan hanya milik sang khalik,..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s